Puisi Tentang Bumi yang Semakin Tua

sejak email darimu masuk
setiap malam rasa gelisah kian menggelitik
berita duka yang begitu mencekam
dan rasa duka yang terungkap
dari tutur katamu duhai sobatku resa
apakah ini yang dinamakan bumi semakin tua?

aku yang semula kehilangan rasa
aku yang semula hilang peduli
aku yang makan kenyang tiga kali sehari
aku yang tidur lelap dalam ruang ber ac dengan ranjang bermahkota keangkuan
hanya bisa merenung?
bodohlah aku!

oh Tuhan................................
dibelahan bumi yang mana Kau berikan sejenak kedamaian?

aku benar benar gelisah...................
untuk apa semua ini terjadi Tuhan?
rengkuhan tanganku tak sekuasa-Mu
belai kasih sayangku tak seluas kasih sayang-Mu

kuharap Tuhan mendengar jeritan batinku
Amin!

0 komentar:

Posting Komentar